Senin, 22 Juni 2009

10 Tips Hemat Energi Pada PC Dan Laptop


Di bawah ini adalah sepuluh tips yang dapat Anda gunakan untuk menghemat pemakaian energi pada pc dan laptop.

1. Atur pencahayaan dan kontras monitor
Mungkin bagi orang yang awam atau pemula dalam menggunakan komputer,
mereka jarang sekali memperhatikan pengaturan monitor mereka. Yang
dimaksud dalam hal ini adalah tingkat pencahayaan dan kontras yang
diatur terlalu tinggi akan bisa menghabiskan banyak energi. Maka untuk
itu anda harus bisa mengatur pencahayaan dan kontras tersebut, untuk
mengatur pencahayaan dan kontras monitor tersebut gunakan tombol yang
berada di bawah monitor.

2. Matikan monitor
Tips yang ke-dua adalah dengan mematikan monitor, terutama monitor yang
jenisnya adalah jenis CRT (Cathode Ray Tubel), karena monitor jenis
tersebut lebih banyak mengkonsumsi tenaga listrik. Jadi, jika anda
ingin meninggalkan PC tersebut dalam waktu yang lama, sebaiknya matikan
monitor anda.
Anda juga dapat menyetting Windows agar secara otomatis langsung mati
dalam beberapa waktu tertentu, itu bisa dilakukan dengan cara, klik
“Control Panel-Options”. Dalam “Power Options Properties” klik tab
“Power Schemes”. Lalu klik tanda panah di bagian “Power Schemes” lalu
pilih “Home/Office desk”. Lalu pilih waktu yang diinginkan pada “Turn
Off Monitor” dan klik “Apply” dan “OK”.



3. Matikan Hard disk
Meskipun kita tidak sedang melakukan apa pun pada komputer kita, tapi
data anda akan selalu dibaca dari hard disk (oleh sistem operasi dan
beberapa aplikasi). Karena alasan ini, hard disk hard disk akan terus
menerus berputar dan tentu saja ini akan menghabiskan energi. Jika anda
ingin meninggalkan PC anda dalam waktu yang lama, maka sebaiknya
matikan hard disk PC anda. Pada “Power Options Properties” lalu klik
tab “Power Schmes”. Klik tanda panah di bagian “Power Schemes” dan
pilih “Home/Off desk”. Kemudian klik “Turn off hard disk” dan pilih
waktunya. Lalu klik “Apply” dan “Ok”.

4. Matikan peralatan lainnya
Matikanlah peralatan lainnya seperti, speaker, modem eksternal,
scanner, Zip drive dan printer. Karena peralatan itu sangat
menghabiskan banyak energi. Seringkali orang meninggalkan peralatan
tersebut dalam keadaan aktif, bahkan saat kita sedang keluar dalam
waktu yang lama.

5. Mode Hibernate
Mode hibernate ini adalah fasilitas untuk melakukan shut down, tapi
tidak menutup atau mematikan aplikasi yang sedang kita buka tadi. Hal
ini dapat dilakukan dengan cara Mode “Hibernate”. Dengan mode ini, isi
memory utama (RAM) akan tersimpan dalam hard disk. Cara melakukan mode
hibernate adalah sebagai berikut, pada “Power Options” kliklah tab
“Hibernate”. Lalu klik kotak dekat “Enable Hibernation”. Klik juga pada
tab “Advanced”. Dalam bagian “When I Press the power button” lalu klik
tanda panahnya kemudian klik “Hibernate”. Klik “Apply” dan “Ok”.
Setelah itu tekan tombol “Power” pada komputer anda. Mode hibernate
sudah berfungsi, tekan tombol “Power” sekali lagi, komputer anda akan
menyala dan akan otomatis membuka aplikasi yang telah anda buka tadi.

6. Mode Standby
Agar bisa menghemat energi, sebaiknya pengaturan monitor dan hard disk
berada di bagian yang paling rendah pada mode standby. Jika anda ingin
meninggalkan PC sebentar, sebaiknya aktifkan mode standby. Namun yang
harus anda ketahui adalah, saat mode standby aktif data-data yang belum
anda simpan dapat rusak atau hilang kalau PC anda mengalami kerusakan.
Sebaiknya simpan dahulu data atau dokumen anda sebelum anda
mengaktifkan mode standby ini. Mode standby dapat dilakukan dengan
cara, klik “Start-Turn Off computer” lalu klik “Stanby”.

7. Gunakanlah UPS
Gunakanlah selalu alat UPS, karena alat ini bisa membantu penyelamatan
data atau shut down saat terjadi mati listrik. Untuk mengatur peralatan
UPS dan mengkonfigurasikan alat tersebut “Power Option Properties” lalu
pilih tab UPS. Bagian status dalam tab UPS menampilkan perkiraan jumlah
menit yang dapat didukung UPS terhadap PC anda. Sebenarnya banyak cara
untuk mengkonfigurasikan UPS, namun hal ini tergantung dari model dan
kapasitas UPS yang digunakan.

8. Baterai Laptop
Jika anda men-charge baterai laptop, pastikan proses charge-nya
selesai. Karena proses charge yang dilakukan setengah-setengah lalu
dilanjutkan kembali, itu malah akan menghabiskan banyak energi. Jika
anda ingin berpergian, sebaiknya bawa selalu baterai tambaha. Untuk
menghemat pemakaian baterai. Anda bisa memanfaatkan feature
Hibernate/Suspended atau gunakan soket listrik yang dihubungkan ke
stopkontak.

9. Port USB
Jika saat anda menggunaka laptop dan saat itu anda memasukkan salah
satu ke port USB di laptop, sebaiknya kalau sudah selesai langsung
dilepaskan saja. Karena peralatan yang masih tertancap di port USB, itu
juga dapat menghabiskan tenaga pada PC atau laptop anda. Sebaiknya
lepaskan alat tersebut bila pemakainnya dirasa sudah cukup.

10. Skema Pemakaian Energi Laptop
Biasanya produsen-produsen laptop juga menyertakan feature dan software
power management. Software ini sangat berguna sekali bagi para konsumen
laptop, karena software ini mampu mengatur pemakaian baterai dan daya
listrik yang sedang digunakan. Di software ini ada beberapa pilihan
yang dapat digunakan untuk mengetahui beban hard disk dan energi lain
yang sedang digunakan oleh laptop. Di antaranya mengetahui kecepatan
prosessor atau pencahayaan monitor yang tepat untuk dapat menghemat
baterai. Software ini sekaligus dapat menjadi pengawas bagi kita dalam
menggunakan laptop.

4 komentar:

Anda dapat menggunakan beberapa tag HTML,Maupun Emoticon dalam penulisan komentar.Anda tidak diperkenankan menggunakan alat tulis seperti pensil / alat tulis bertinta, gunakan keyboard saja.